Pengembangan Usaha3 menit baca

Kapan Harus Restok? Memahami Stok Minimum dan Waktu Pengadaan

Gunakan posisi persediaan, kebutuhan selama lead time, dan stok pengaman untuk merencanakan restok. Ada contoh sederhana serta template per SKU.

Hubungkan kebutuhan stok dengan waktu tunggu.
JAWABAN SINGKAT

Yang perlu Anda ketahui.

Restok perlu mempertimbangkan stok yang benar-benar tersedia, pesanan ke pemasok, komitmen ke pembeli, permintaan, dan waktu pengadaan. Pada model sederhana, titik pemesanan ulang = kebutuhan rata-rata selama lead time + stok pengaman. Nilai itu pemicu pemeriksaan pemesanan, bukan otomatis jumlah barang yang harus dibeli.

  • Pisahkan stok fisik, stok terikat, serta stok dalam pengadaan.
  • Titik pesan ulang berbeda dari jumlah pembelian.
  • Gunakan skenario permintaan dan waktu pemasok, bukan satu perkiraan tanpa batas.

Hitung posisi stok yang relevan untuk keputusan

Stok fisik tidak selalu sama dengan stok yang bebas dijual. Sebagian barang mungkin sudah dipesan pelanggan, rusak, atau menunggu pemeriksaan. Pisahkan stok siap jual dari barang yang belum memenuhi kondisi tersebut. Cocokkan catatan dengan pemeriksaan fisik secara berkala.

Untuk model persediaan sederhana, posisi stok dapat dihitung dari stok fisik siap jual ditambah pengadaan yang relevan, lalu dikurangi komitmen belum dipenuhi. Periksa waktu datang pengadaan tersebut. Pesanan pemasok yang tiba terlambat tidak menyelesaikan kebutuhan untuk beberapa hari sebelumnya.

Contoh titik pemesanan ulang

Contoh fiktif: kebutuhan rata-rata 10 unit per hari, lead time pengadaan 7 hari, dan stok pengaman 20 unit sebagai asumsi latihan. Titik pesan ulang menjadi (10 × 7) + 20 = 90 unit. Stok pengaman 20 bukan rekomendasi universal; nilainya harus dinilai dari ketidakpastian dan biaya usaha.

Jika stok fisik siap jual 70 unit, pengadaan yang relevan 30 unit, dan komitmen 15 unit, posisi model adalah 85 unit. Angka itu berada di bawah titik 90 sehingga perlu memeriksa pemesanan. Contoh mengasumsikan definisi kebutuhan, komitmen, dan waktu pengadaan tidak dihitung dua kali.

Contoh model sederhana dengan permintaan dan lead time tetap.
Input/modelNilai
Kebutuhan selama lead time10 × 7 = 70 unit
Stok pengaman asumsi20 unit
Titik pesan ulang90 unit
Posisi stok contoh70 + 30 − 15 = 85 unit

Tentukan jumlah beli dengan batas lain

Selisih 90 dan 85 tidak berarti Anda harus membeli tepat lima unit. Jumlah pembelian dipengaruhi siklus pemesanan, minimum pemasok, ukuran kemasan, ruang simpan, kedaluwarsa, dan kemampuan kas. Tentukan target cakupan serta jumlah yang dapat ditangani usaha.

Untuk produk dengan penjualan tidak stabil, gunakan beberapa skenario dan tinjau ulang setelah kampanye. Data penjualan saat stok habis juga tidak menunjukkan seluruh permintaan yang mungkin ada. Catat hari kehabisan stok agar rata-rata tidak dipakai tanpa memahami keterbatasannya.

Perbarui asumsi setelah kejadian nyata

Simpan tanggal pesan pemasok, tanggal barang siap jual, jumlah diterima, dan selisih dari rencana. Lead time bukan hanya waktu kirim; dapat mencakup persiapan pemasok, pengangkutan, serta pemeriksaan barang. Gunakan definisi yang konsisten untuk semua pengukuran.

Tinjau stok lambat bergerak sebelum menaikkan pembelian produk lain. Perubahan permintaan, retur, atau masalah kualitas dapat mengubah rencana. Hubungkan keputusan restok dengan proyeksi kas supaya pertumbuhan pesanan tidak menghabiskan uang untuk kewajiban yang lebih dekat.

Periksa proyeksi kas sebelum menambah pembelian stok

Pertanyaan umum

Apakah stok pengaman harus selalu 20 unit?

Tidak. Itu angka fiktif untuk latihan. Tentukan berdasarkan ketidakpastian permintaan, pengadaan, risiko kehabisan, dan biaya menyimpan barang.

Apakah titik restok menentukan jumlah pesanan?

Tidak. Titik pesan ulang memicu evaluasi waktu memesan; jumlah pembelian memerlukan pertimbangan kebutuhan serta batas usaha yang lain.

Apakah semua stok di gudang bisa dihitung siap jual?

Tidak. Barang rusak, terikat, atau belum lolos pemeriksaan perlu dipisahkan sesuai kondisi aktualnya.

Sumber & catatan editorial

Disusun oleh Tim Takarlaku. Panduan edukasi dan simulasi untuk memahami usaha. Semua contoh usaha, biaya, dan proyeksi bersifat fiktif, bukan patokan margin pasar. Sesuaikan klasifikasi akuntansi dan keputusan usaha dengan kondisi serta bukti transaksi Anda.

Semua artikel